KEKUATAN PIKIRAN BAWAH SADAR

Apapun yang terjadi dalam hidup ini , hidup harus tetap dijalani. Untuk mencapai sukses, perlu  kekuatan diri.Kekuatan  ada dalam diri, yaitu kekuatan pribadi. Kesadaran pribadi yang kuat akan membantu kita menemukan jati diri.  Kita akan mengenal kekuatan  yang ada dalam diri kita. Perubahan wawasan merupakan evolusi yang  berarti bagi manusia. Maka itu, kita  memerlukan informasi untuk menembus kekuatan dalam diri.

 Dalam dasawarsa terakhir banyak dilakukan penelitian di bidang neuro sience. Ditemukan kekuatan bawah sadar untuk mengatasi berbagai persoalan hidup, seperti sakit,  susah belajar,depresi dan lainnya. Banyak kursus-kursus tentang kesadaran diri.dan pengendalian kekuatan peribadi. Dengan kekuatan pribadi kita mampu membatasi masalah yang tidak diperlukan. Hal-hal yang berada di luar kendali kita diabaikan saja.

Data tentang  otak menyebutkan bahwa pikiran manusia terdiri dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar hanya bekerja 12 % dari kerja otak. Sedangkan pikiran bawah sadar bekerja 88 % . Data tentang otak juga menyebutkan bahwa jenis gelombang otak terdiri dari 4 gelombang, yakni  gelombang Deltha, Theta, Alpha dan Betha

Gelombang Deltha , keadaan dimana kita sedang tidur nyenyak,tidak bermimpi. Gelombang otak berputar 0,5 sd 3,5 putaran per detik.

Gelombang Theta, keadaan dimana pikiran menjadi kreatif dan inspiratif. Keadaan Theta berlangsung pada gelombang  otak dengan  putaran 3,5 sd 7 putaran per detik. Pada saat ini kreativitas yang sesungguhnya dapat muncul yang disebut dengan sugestif yang tinggi. Dalam keadaan ini terjadi penyembuhan yang cepat. Keadaan semedi memposisikan kita pada keadan Theta. Maka itu, para semediwan melakukan semedi 23 jam sehari agar tetap berada dalam keadaan Tetha.

Gelombang Alpha adalah keadaan dimana putaran gelombang  otak 7 sd 13 putaran per detik. Keadaan ini adalah keadaan rileks,  tanpa tekanan. Dalam posisi ini kita dapat membuka  kekuatan bawah sadar secara efektif. Dalam keadaan Alpha konsentrasi terpusat pada suatu hal  karena pikiran pada waktu tertentu  hanya dapat fokus pada satu hal. Pada keadaan Alpha kita dapat belajar, membaca menanamkan pikiran dan memperbaiki citra diri.

Gelombang Betha keadaan dimana pikiran kita terarah pada lebih dari satu hal pada waktu bersamaan. Keadaan Betha adalah kondisi bergera . Gelombang  otak berputar 13 sd 28 putaran perdetik. Keadaan Betha adalah keadaan yang  kuat sekali,   dimana kita terjaga dan perhatian terbagi. Dalam keadaan Betha orang  bersikap logis, analitis  dan merupakan keadan aktif. Disini muncul kecemasan, ketakutan dan keselamatan. Keadaan Betha adalah keadaan stress.

 Berdasarkan penemuan kerja otak ditemukan Accelarated learning atau belajar cepat. Zaman dulu pendidikan terarah pada cara belajar dengan penyerapan yang intensif  melalui auditori, visual atau kinastetik . Sekarang dalam era informasi  cara belajar berubah dengan cara Accelerated learning dengan menggunakan teknik  NLP ( (Neuro Linguistic Proggraming).

Dalam era  informasi, komunikasi penting. Kini konsep- konsep kehidupan berubah  hampir tiap hari. Arus informasi bergerak sangat dashat. Berbagai  perubahan  tak terelakkan. Maka  itu penting Accelerated  learning, agar membaca lebih cepat, mengetik lebih cepat dan lainnya. Accelerated  learning melibatkan semua bagian otak, seperti pikiran sadar, bawah sadar, sistim limbic dan gelombang energi otak.  Gerakan Accelerated  learning menggunakan aspek emosi yang diatur oleh sistem limbik.

Daya kerja otak dapat terus ditingkatkan.Otak satu-satunya organ manusia yang terus berkembang asal terus diaktifkan. Daya kerja otak dapat ditingkatkan dengan cara Accelerated  learning .

Otak manusia terdiri dari otak kiri  dan otak kanan. Otak kiri berfungsi analitis, otak kanan kreatif. Otak kiri menyimpan hal-hal yang pasti, otak kanan sering menyimpan hal-hal yang misteri.  Andai kedua bagian otak dapat digunakan,  berarti kita menggunakan pikiran sadar dan bawah sadar maka,  kita dapat  meningkat daya kerja otak. Perlu dipelajari menjalankan otak secara efektif.