Vidio rekayasa di internet

Berkembangnya teknologi komunikasi internet dan jaringan selular membuat orang makin mudah berkomunikasi dalam waktu dekat sekalipun jaraknya jauh. Membuat blogging dari ponsel sudah menjadi kenyataan. Tinggal ambil gambar dari kamera ponsel , posting dan situs pribadi menjadi berwarna. Saking dashatnya perkawinan ponsel dan internet, konsep jejaring sosial pun makin merebak. Jejaring sosial yg dipicu oleh kemera ponsel mejadi space semakin tidak berjarak. Bayangkan seseorang berada dalam suatu aksi kekerasan massa, lalu ada yang memposting orang yang sedang dipukuli ke suatu situs bloging, lalu  orang lain dapat melihat kejadian itu dengan jelas.

Dengan berkembangnya teknologi komunikasi ini  dan harganya terjangkau oleh masyarakat, maka semakin banyak pula orang yang menggunakan sosial media. Seperti facebook, whatsApp, Telegram, Instagram, Twitter, Line dan sebagainya.     Tidak dapat dipungkiri bahwa sosial media ini sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Orang-orang terbiasa untuk mengupdate dan menunjukan eksistensi mereka di sosial media. Karena pengaruhnya yang besar di masyarakat , sosial media inipun  dimanfaatkan sebagai penyebar kebencian dan permusuhan antar elemen bangsa. Salah satunya adalah isu SARA yang dijadikan sebagai instrumen untuk menjatuhkan lawan politik. Dulu media mainstream saja yang menggoreng isu-isu politik. Sekarang bermunculan dotor spine yaitu orang  yang punya akun dengan banyak follower. Banyak dari akun-akun itu menyebarkan kedustaan.

Media sosial sebuah media daring dimana para penggunanya dapat berpartisipasi, berbagi, menciptakan isi, meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual dengan mudah.( kamus besar Wikipedia). Informasi internet mengalir bagai air bah. Cepat datang , cepat hilang. Sebentar viral kemudian hilang ditelan informasi yang datang menyusul. Bila telah kehilangan momentum, informasi itu tidak berguna lagi.

Dulu media mainstream saja yang menggoreng isu-isu politik. Sekarang bermunculan dotor spine. Orang  yang punya akun dengan banyak follower.

Kemajuan teknologi ini diakui mendatangkan manfaat yang besar, tapi juga mendatangkan kemaslahatan umat. Teknologi internet bisa disalahkangunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Foto-foto di sosmed bisa diolah lalu  digunakan untuk memfitnah dan merusak citra. Sekarang mulai pula dilakukan rekayasa vidio. Ada pemalsuan vidio melalui vidio editing yang disebut Deep Fake ( pemalsuan tingkat tinggi). Ini produk artifisial intelegent.  Wajah seseorang bisa  diganti-ganti dan dibuat  berbicara sesuai keinginan   orang yang menggerakkannya.

Kebebasan berekspresi di sosmed telah membuat ruang publik compang camping. Penyalahgunaan kemajuan teknologi internet  merusak hubungan kemanusiaan.  Maka itu, hati-hati lho. Kita tidak bisa langsung percaya pada apa yang dilihat di sosmed. Vidio rekayasa sangat sulit dicari kepalsuannya.

 

 

 

 

 

About mardety mardinsyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*