Merasa Sebungkah Jagung

Tiba-tiba dia merasa menjadi sebungkah jagung. Dia takut sama ayam karena ayam mematuk jagung. Dia takut sama orang karena orang melahap jagung. Lalu orang tuanya memasukkannya ke rumah sakit jiwa.

Setelah dirawat beberapa bulan di rumah sakit jiwa, dia merasa sudah sembuh, tapi harus minum obat seumur hidup. Bila tidak minum obat, sakit jiwanya sewaktu waktu bisa kambuh. Bila mendapat tekanan emosional atau suasana yang tidak menyenangkan sakit jiwanya bisa kambuh lagi.

Karena merasa telah merasa sembuh, dia  mau pulang dan setelah diperiksa dokter, dia memang telah dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang. Ketika dokter menanyakan apakah dia tidak lagi merasa sebungkah jagung, dia menjawab tegas:  “tidak dokter”.

Setelah  bersiap mau pulang, salam-salaman dengan  teman-teman dan para perawat di rumah sakit, dia bergegas menuju  mobil  yang  telah datang untuk menjemputnya. Ketika melangkah keluar dan belum sampai di pintu keluar rumah sakit, dia balik lagi ke dokternya dan bertanya: ” dokter, apakah ayam saya tahu kalau saya bukan lagi sebungkah jagung”?.

Aduh, dokternya berteriak: ” kamu masuk lagi, ternyata kamu belum sembuh”.

Catatan :

 Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK)  perlu mendapat dukungan keluarga dan dukungan medis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*