PELANGGARAN HAK ASASI PEREMPUAN

Pengertian HAM

Hak Asasi Manusia adalah (HAM) adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia (Pasal 1 angka 1 UU No. 39 Tahun 1999 tentang  HAM).

HAM didefinisikan dalam beragam cara :

  • HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia, yang tanpanya manusia mustahil    dapat hidup sebagai manusia ( Komisi HAM PBB )
  • John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. (Mansyur Effendi, 1994).

Ciri-Ciri Hak Asasi Manusia

  1. HAM merupakan sesuatu yang otomatis telah ada pada diri manusia tanpa harus membeli, meminta ataupun hasil variasi dari orang lain karena HAM mutlak ada pada diri manusia sejaka lahir sebagai anugerah dari tuhan YME.
  2. HAM berlaku untuk siapa saja tanpa memandang jenis kelamin, ras, suku, agama, status sosial, assl-usul/daerah kelahiran, warna kulit, etni, pandangan politik ataupun budaya yang dianutnya.
  3.  Hak asasi tidak bisa dan tidak boleh dilanggar. Karena HAM mutlak dimiliki oleh setiap orang sebagai anugerah dari tuhan YME maka tidak boleh satu orangpun mengabaikan hak asasi orang lain apalagi untuk mempertahanan haknya sendiri. Meskipun negara telah membuat hukum dan tatanan nilai serta norma yang telah disepakati, manusia yang ada di dalamnya masih memiki kesempatan untuk mempertahanka haknya selama tidak melanggar jauh dari hukum dan norma yang telah ditetapkan tersebut.

Pengadilan  Hak Asasi Manusia

Pengadilan HAM dibentuk untuk memelihara perdamaian dunia dan menjamin pelaksanaan hak asasi manusia serta memberi perlindungan, kepastian, keadilan, dan perasaan aman kepada perorangan ataupun masyarakat.

Pembentukan Pengadilan HAM merupakan amanat UU. Nomor 39 tahun 1999 tentang  HAM ( psl 104 ayat 1 ). Pengadilan HAM dimaksudkan untuk menyelesaikan pelanggaran hak asasi.

Dewan Perwakilan Rakyat menunggu inisiatif pemerintah terkait dengan pembentukan Pengadilan Hak Asasi Manusia untuk menyelidiki kasus penghilangan orang secara paksa pada periode 1997-1998. Jika pemerintah tetap melanjutkan rencana ini, DPR akan menjalankan fungsi pengawasan pengadilan ini.

Karena hak asasi adalah murni pemberian Tuhan sejak lahir sebagai manusia yang patut dihormati dan dilindungi, maka hak ini tidak bisa dengan mudah dicabut bahkan diabaikan oleh kekuasaan maupun sebab lainnya. Jika pencabutan ini terjadi berarti manusia tersebut telah kehilangan martabat dan nilai yang sebenarnya pada dirinya yang menjadi inti nilai kemanusiaan yakni hak asasi.

     Pelanggaran   Hak Asasi Manusia

Definisi pelanggaran berat HAM terdapat pada Pasal 104 UU No.39 Tahun           1999 tentang HAM, yang menyatakan pelanggaran berat HAM adalah :

Pembunuhan massal (genocide), pembunuhan sewenang-wenang atau di luarputusan pengadilan (arbitrary/extra judicial killing), penyiksaan, penghilangan hilang orang secara paksa, perbudakan atau diskriminasi yang  dilakukan secara sistematis (systematic discrimination)

Banyak orang yang memerjuangkan hak asasi pribadinya dan mengabaikan hak asasi orang lain dan hal yang demikian inilah yang membuat terjadinya pelanggaran akan HAM. Hak asasi tidak bisa dengan mudah dilaksanakan dengan mutlak apalagi harus mengorbankan hak asasi orang lain. Dari pengertian HAM bisa dikatakan hak asasi pribadi selalu berbatasan dengan hak asasi orang lain, untuk itu perlu adanya pemahaman akan kehidupan yang lebih baik dan rasa peduli yang tinggi untuk sama-sama mempertahankan hak pribadi tanpa harus mengabaikan hak asasi orang lain di sekitarnya. Hak pribadi yang perlu dipertahankan bisa berupa hak hidup, hak kemerdekaan, hak kebebasan, hak memperoleh sesuatu dan hak untuk salaing menghormati, dihargai serta dilindungi.

 Contoh Pelanggaran HAM

Tiap tahunnya selalu ada saja pelanggran HAM, baik yang terjadi di keluarga maupun yang terjadi di jalanan. Pada tahun 2012 saja tercatat 40 kasus pelanggaran HAM yang masuk ke dalam catatan LBH.

           Sebab timbulnya pelanggaran HAM:

  1. Kurangnya kesadaran dan pemahaman terhadap nilai-nilai hak asasi
  2. Penegakan hukum yang kurang berjalan dengan baik
  3. Penegakan hukum yang kurang berfungsi sehingga banyak kasus pelanggaran HAM yang masih belum terselesaikan
  4. Dampak pertumbuhan Ekonomi yang menimbulkan ketegangan dan tindak kekerasan oleh masyarakat dan negara

Pelanggaran Hak Asasi  Perempuan

Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan  kasus pelanggaran HAM yang sering terjadi. Kasus-kasus tersebut sesungguhnya merupakan puncak dari situasi krisis jaminan hak konstitusional atas rasa aman, bebas dari kekerasan dan diskriminasi terhadap warga negara, khususnya perempuan, dari tindak kekerasan seksual. Kasus-kasus tersebut mengingatkan kia pada hal-hal yang memprihatinkan seperti :

a) banyaknya korban kekerasan seksual, khususnya perkosaan,

b) kompleksitas isu kekerasan seksual,

c) Lemahnya  penegakan hukum yang menyebabkan terus berlanjutnya impunitas pelaku kekerasan seksual,

d) perilaku aparat negara dan penyelenggara hukum yang menyepelekan persoalan pemerkosaan dan turut mempersalahkan korban, atau bahkan menjadi pelaku tindak kekerasan,

e) dukungan yang terbatas bagi lembaga-lembaga pendampingan perempuan korban kekerasan.

Dalam menghadapi situasi ini, perbaikan sistemik mengisyaratkan adanya terobosan hukum yang lebih mumpuni untuk melindungi hak perempuan bebas dari kekerasan seksual, penegakan hukum untuk memutus impunitas pelaku, serta ketersediaan layanan berkualitas dan dukungan bagi pemulihan. Impunitas adalah kebijakan yang membiarkan dan melindungi  plaku kejahatan dari tanggungjawab dan sanksi  dari kejahatan yang telah dilakukannya .

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Bukan bermaksud untuk menjatuhkan, tapi ini kasus sangat sama dengan apa yang telah aku alami pada saat aku masih kecil dahulu, mamak aku juga di telantarkan oleh bapa yang sekarang tinggal di Surabaya, kenapa aku tertarik untuk membantu dan mencarikan keadilan pada mamak steven Edison murib yang mana saat sekarang juga ditelantarkan oleh orang yang sekarang juga menjadi caleg, dan bahkan sudah ada berita-berita di beberapa orang di tempat tinggal yang sekarang di puncak menceritakan, sekian lama aku menelusuri, akhirnya dapat berita juga, apakah ada yang peduli dengan kisah nyata seorang wanita yang telah memiliki anak dan di kabarkan dan di telantarkan dan di katakana yang tidak-tidak, namun ketika aku mengenal, sangat berbeda dengan yang di beritakan oleh isteri baru dari yanes murib atau namanya yohanes murib, iisteri yang di nikahi orang jawa bernama ibu luki setyawati, dan memiliki anak bernama steven Edison murib, sekarang anak dari ibu luki ada
    di jawa, kota semarang, suatu saat aku akan ke kota semarang mencari berita, dan yanes murib atau yohanes murib sekarang berada di Jakarta dan beristeri lagi dengan nama perempuan yang di nikahi adalah evaraim hutabarat, yang menurut cerita, sudah pernah di kumpulkan dan yohanes murib atau yanes murib berjanji untuk tidak mengulangi selingkuh lagi, dan aku dapat bukti rekaman langsung dari ucapan yanes murib atau yohanes murib, sungguh terlalu sekali yanes murib atau yohanes murib dan kata-kata isteri barunya evaraim hutabarat yang memfitnah bahawa ibu luki telah menculik anak dari evaraim hutabarat, dari data rumah sakit dan tempat dilahirkannya anak bernama steven Edison murib juga sudah aku perhatikan, dan aku berharap ada yang peduli pada mamak steven, kasihan dia, selalu dapat kata-kata kasar dari yanes murib atau yohanes murib ketika di telefon.

    untuk lebih jelas aku sudah dapat number untuk di hubungi, +628283395726 sebagai sumber langsung, yaitu ibu luki setyawati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*