Internet Sumber Pengetahuan Guru Pembentuk Karakter

Abad globalisasi telah menyajikan nilai-nilai baru, pengertian – pengertian baru serta perubahan-perubahan di seluruh ruang lingkup kehidupan manusia. Oleh karena itu dunia pendidikan  perlu membekali diri dengan perangkat pembelajaran yang dapat memproduk manusia  sesuai dengan atmosfir tuntutan global. Penguasaan teknologi informasi, kemahiran menerapkan Ilmu pengetahuan teknologi   merupakan  bekal mutlak yang harus dimiliki oleh semua bangsa  yang ingin tetap bertahan menghadapi tata masyarakat baru berwujud globalisasi.

Generasi sekarang kaya dengan informasi  karena bantuan teknologi informasi  yaitu internet. Library of congress yang merupakan perpustakaan terbesar di dunia telah kalah  oleh internet. Bukan  hanya jumlah dan  volumenya saja yang unggul,  tetapi internet lebih cepat dan murah, sehingga  generasi muda mengalami perubahan social yang sangat pesat.  Melalui internet dunia menjadi terbuka secara luas, sehingga orang tidak bisa lagi  terkurung dalam pengetahuan lokal, tetapi harus mengakses  sumber infomasi yang  terbuka luas  itu.

Tidak dapat dipungkiri bahwa  internet berpengaruh  terhadap pendidikan.  Internet merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan, berkomunikasi, dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin sulit dicari secara nyata.Dalam dunia pendidikan internet dapat membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan serta sharing riset antar siswa terutama dengan mereka yang berjauhan tempat tinggalnya.

Dunia pendidikan atau sekolah   sebagai sumber ilmu memberikan tiga pengetahuan dasar  yaitu, kognitif – pengetahuan,Sumber afektif dan  sumber psikomotor. Guru tidak bisa lagi dijadikan sumber ilmu dari ketiga pengetahuan  ini,karena pengetahuan guru juga terbatas  ditengah-tengah perubahan sosial yang sangat pesat. Oleh karena itu, kognitif-pengetahuan dapat diambil dari internet, tapi unsur afektif yang harus diperoleh dari pendidikan tidak dapat diambil dari internet, ini harus diberikan guru. Salah satu fungsi unsur afektif adalah  pembentukan karakter para siswa.

Peran utama guru sekarang ini adalah  sebagai  pembentuk karakter. Guru harus mengajarkan sikap dan membangun karakter siswa. Guru tidak saja membangun karakter konvensional, seperti sopan santun, tegur sapa, cara bertindak terhadap sesama dan sikap kepada Tuhan, tetapi juga membangun karakter terhadap ilmu.

Guru sebagai pembentuk karakter, terutama membentuk karakter siswa    terhadap ilmu  tentu perlu mengubah orientasi dalam proses belajar-mengajar. Seperti contoh dalam memberikan mata pelajaran sejarah,  anak didik tidak perlu  disuruh menghapal peristiwa sejarah,nama tokoh, waktu dan tempat,   tapi yang penting  membangun sikap anak terhadap sejarah, bahwa sejarah itu penting dipelajari yaitu  untuk mempelajari   masa lalu yang akan menentukan masa depan. Guru dapat membangun kesadaran siswa terhadap  sejarah, sehingga anak bisa bermimpi untuk masa depan. Peristiwa sejarah,nama tokoh, waktu dan tempat  bisa dicari siswa  di internet.

Model pembelajaran konvensional belum merupakan pembentukan karakter, tapi masih bersifat  hapalan. Apa yang  diajarkan guru harus dihapal dan setiap jawaban harus sesuai dengan hapalan itu, mereka tidak dilatih berpikir kritis. Seharusnya anak harus dilatih berpikir kritis, karena bila  berpikir kritis dengan menggunakan ilmu pengetahuan, siswa  bisa melihat berbagai alternative dan belajar untuk membuat keputusan.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa  penggunaan internet  tidak hanya mempunyai dampak positif, tetapi juga banyak terdapat dampak negative. Di satu sisi, internet memberikan manfaat yang begitu besar dalam pendidikan seperti disebutkan di atas, tetapi di lain sisi internet menjadi suatu media informasi yang tidak mudah untuk di batasi dan  menyajikan  berbagai macam informasi dalam berbagai bentuk termasuk pornografi  di mana untuk mengaksesnya hanya perlu satu sentuhan jari saja.
Terlepas dari dampak negatif yang mungkin  timbul, internet tetap merupakan suatu teknologi baru di bidang komputer dan komunikasi yang mampu memberikan berbagai kemudahan bagi para pemakainya. Dalam beberapa tahun ke depan dapat di pastikan bahwa internet akan menjadi tulang punggung dalam proses pembelajaran di sekolah. Dewasa ini banyak siswa  yang mendapatkan ilmu  dengan bantuan internet, bahkan tugas-tugas sekolah terasa lebih dengan mencarinya di internet.

guru belajar internet

guru belajar internet

Sekalipun  ada  dampak negative internet,  manfaat positif internet banyak   yang dapat diperoleh siswa  jika internet   digunakan secara bijak. Siswa dapat melatih kemampuan bahasa asing dari program-program yang ada di internet. Siswa juga dapat menggunakan internet untuk membuka wawasan dan membantu mereka untuk mengembangkan diri. Mereka bisa tahu tentang info bea siswa, info lomba dan info yang bermanfaat lainnya.

Internet sumber pengetahuan , membantu mengembangkan diri siswa dan dapat mempermudah tugas sekolah. Namun unsur afektif, membentuk karakter siswa  tidak bisa diperoleh dari internet,  ini tugas utama guru sekarang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*